Belanja dari Amazon

Dengan semakin mudahnya akses internet sekarang ini, sangat mempermudah kita untuk mencari berbagai informasi di internet, termasuk yang kamu lakukan sekarang ini (membaca blog aku). Hehe. Begitu juga cara kita mendapatkan barang, tinggal beberapa klik-an saja, kita tinggal tunggu barang nyampai di depan rumah. Sungguh berbeda dengan jaman dulu ya, orang harus bawa barangnya ke pasar untuk dibarter/ditukar dengan barang punya orang lain, yang belum tentu nilainya sama dengan barang yang kita punya.

Untuk aku yang tinggal di kota, yang kalau nyari barang suka susah nemu dan kalau pun ada pasti harganya lumayan mahal (mungkin ongkos kirim ke sininya memang agak mahal), kemudahan belanja online sangat amat membantu. Aku sering belanja online berbagai macam produk, mulai dari produk perlengkapan rumah, mainan anak, sampai makanan.

Sekarang ini belanja online nggak cuma terbatas secara nasional atau dari dalam negeri saja, kita bisa juga belanja online dari luar negri, bahkan dari Amerika Serikat. Salah satu situs belanja online terbesar yaitu Amazon bahkan punya jumlah pilihan produk sampai 500 juta, bayangin saja. Kalau nggak nahan diri bisa kalap tuh. Aku pribadi belum pernah belanja dari Amazon, cuma pengen juga nyobain soalnya banyak produk perlengkapan rumah yang bikin mupeng dan nggak dijual di Indonesia.

Sebaca aku Amazon itu semacam Lazada kalau di Indonesia, jadi selain barangnya dijual oleh Amazon sendiri, ada juga barang yang dijual oleh penjual/online shop lainnya.

Setelah aku browsing liat-liat produknya, ada beberapa yang aku suka dan pengen beli dari Amazon (kalo bisa), seperti di bawah ini :

1. SpaceSaver Premium Space Saver Vacuum Storage Bags

Kenapa aku pengen beli produk ini?

Karena bantal dan guling kami banyak banget, karena waktu kami nikah banyak sodara yang datang dan nginap di rumah. Terjadilah banyak borong bantal, guling dan kasur, karena takut nggak cukup untuk dipake. Kamu tau donk bantal dan guling itu gimana makan tempatnya, ringan sih tapi bulky banget. Makanya aku pengen punya tas plastik yang bisa divakum ini. Asiknya bisa cocok dengan segala model vakum, jadi bisa pake yang sudah ada di rumah saja. Tanpa harus beli vakum khusus.

Biasanya aku memang bungkusin bantal dan guling yang nggak dipake pake plastik bening yang besar, yang bisa muat 2 bantal sekaligus, cuma ya itu tetap bulky kalo ditekan malah membal karena kapas kan memang ngembang banget. Kalo bisa plastik vakum gini kan enak, bisa hemat tempat. Soalnya udara yang ada di dalam bantal dan guling disedot habis pake vakum, nanti kalo plastik vakumnya kita buka, bantal dan guling balik lagi ke bentuk semua.

Tas vakum begini sudah ada belum ya di Indo? Soalnya kok keknya belum pernah liat ya, atau aku yang kudet ya. Buat yang tau kalo di Indo ada dan beli di mana, tolong info ya.

2. Homitt Electric Spin Scrubber

Kenapa aku pengen beli produk ini?

Ya karena yang namanya bersih-bersih itu wajib hukumnya untuk kita yang jadi seksi bersih-bersih di rumah. Terutama untuk area kamar mandi yang sering dalam keadaan basah. Lantai yang sering terpapar air atau selalu dalam keadaan basah, lebih gampang berlumut atau membentuk lapisan kotoran gitu. Yang mana kalau nggak bisa dibersihkan jadi licin dan lama-lama bisa jadi kerak yang membandel.

Nah, urusan sikat menyikat pasti banyak membutuhkan tenaga ya. Jadi aku pikir kalo ada sikat otomatis gini lumayan juga ya, bisa hemat tenaga dan kali aja bisa lebih bersih, karena biasa sikat gini kan kekuatan putarannya cepat sekali.

Yang bikin mupengnya lagi, panjang gagangnya bisa disesuaikan dan kepala sikatnya nggak cuma satu atau dua jenis, tapi lima. Jadi bisa diganti-ganti sesuai kebutuhan, bisa buat nyikat kamar mandi, dinding sampai dapur. Duh, jadi ngebayangin kalau punya alat ini tangan bebas pegel karena nyikat. Hihi.

3. Woods 50007WD Indoor 24-Hour Digital Plug-In Timer

Kenapa aku pengen beli produk ini?

Karena aku rasa alat ini penting / wajib punya karena bisa membantu menghemat tagihan listrik. Soalnya ini bukan colokan biasa, tapi colokan yang ada program timernya, bisa on/off sesuai dengan waktu yang sudah disetting. Keren yahh.

Pasti sering kan kita kalo nyalain / colokin sesuatu suka lupa matiin / nyabut colokannya. Misalnya saja nyalain kipas angin di ruang keluarga, pas mau tidur, karena sudah ngantuk berat, lupa matiin. Jadi nyala semaleman sampe pagi. Memang sih kipas angin wattnya nggak begitu tinggi, tapi ya kalo bisa dihemat kenapa tidak.

Satu lagi yang pasti setiap orang pernah lakuin yaitu charge handphone terus lupa nyabut. Hayoo.. kamu pasti pernah gitu juga kan ato malah sering kayak aku (ngaku sendiri). Ini ni yang paling sering orang lalai, begitu handphone dicharge, terus ditinggal dan lupa nyabut, padahal uda penuh. Katanya sih kalo handphone dicharge terus-terusan bisa bikin baterenya cepat bocor (benar nggak sih?), apalagi yang batere handphonenya nyatu dengan handphone alias kalo batere bocor nggak bisa diganti baterenya saja. Huhu. Selain itu kalo dalam keadaan tercolok ke sumber listrik, pasti aliran listriknya jalan terus yang artinya bisa bikin tagihan listrik bertambah.

Maka dari itu aku pikir kalau ada alat ini akan sangat sangat membantu sekali baik dari segi keawetan perangkat kita maupun dari segi ekonomi (tagihan listrik). Hehe.

*NB : Mana tau kamu pengen tau (kepoin) tentang produk yang aku tulis di atas lebih lanjut, kamu bisa klik nama / gambar produknya ya. Biar nggak bingung nyarinya.

Sebenarnya masih banyak sih yang aku pengen beli, tapi nggak mungkin aku tulis semua, bisa nggak kelar-kelar nulisnya. Maklum jiwa emak-emak, suka kalap kalo ngeliat barang yang bisa bikin hidup jadi lebih mudah. Kamu juga pasti jadi malas mau bacanya karena panjang banget nggak habis-habis. Hehe.

Kalau kita liat memang harga produknyanya lumayan ya kalau dikonversikan ke rupiah. Tapi harga barangnya nggak seberapa dibandingkan ongkirnya + import fee (bea cukai). Huhu. Namanya beli dari luar negeri ya memang gitu, soalnya ngirimnya dari US, jauh bo. Terus yang namanya setiap barang import dengan nilai di atas $ 50 (kalau nggak salah), memang harus bayar bea masuk. Besarnya bea masuk biasanya tergantung harga produknya.

Mengingat harga produk + ongkir + import feenya, kayaknya aku kalo mau beli harus nabung dulu nih. Tapi kalo kamu punya budget lebih dan nggak masalah untuk harga produk + ongkir + import feenya, boleh-boleh aja tuh coba belanja di Amazon.

Aku rasa barang-barangnya kebanyakan buatan US atau negara barat lainnya, makanya harganya lumayan tinggi. Yang mana mungkin kualitasnya sebanding lah dengan harganya.

Mungkin kamu pernah belanja dari luar negeri, sharing donk pengalaman kamu belanja dari luar negri, khususnya kalau pernah belanja di Amazon. Kalau kamu belum pernah, kira-kira kamu pengen beli apa dari Amazon? Tulis di kolom komentar di bawah ya. Makasih 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *