Cleaning is My Theraphy – Manfaat bersih bersih bagi kesehatan pikiran

Aku rasa kamu pasti pernah dengar pernyataan atau quote “Cleaning is My Theraphy”. Menurut kamu quote ini gimana? Lebay kah atau malah setuju dengan quote ini? Kalo aku sih setuju bangett sama quote/pernyataan ini. Pengen tau alasannya apa? Karena menurut aku memang bersih-bersih bisa jadi mood booster/penghilang stres juga buat aku. Di saat galau atau nggak tau mau ngapain, kepala nyut-nyut/terasa berat (bukan sakit kepala ya, tapi karena kebanyakan mikir), lalu biasanya aku pasti nyari sesuatu ato satu area untuk aku bersihin. Ternyata kegiatan bersih bersih nggak cuma bermanfaat untuk menciptakan tempat yang bersih dan nyaman, tapi ada juga manfaat bersih bersih untuk kesehatan pikiran, seenggaknya buat aku pribadi ya.

 

Ada 2 Tipe Bersih-bersih :

1. Quick Clean

Quick Clean atau kalau diartikan dari bahasa inggris yang artinya membersihkan dengan cepat. Ini yang biasanya aku lakukan setiap hari. Membersihkan satu area dengan cepat, yang penting dipandang sudah bersih. Contohnya membersihkan dapur/daerah kompor gas. Biasanya kalau habis memasak pasti banyak cipratan dari minyak/masakan yang kita masak, apalagi kalo kita masaknya heboh pake api yang agak besar, nah setelah kegiatan masak memasak, aku akan ambil kain lap basah untuk lap kompor gas dan dinding kompor gas, dan area sekitarnya. Asalkan kelihatan sudah bersih, ya sudah, beres.

 

Contoh lain yaitu membersihkan kamar mandi, biasanya saat sebelum mandi aku pasti akan sikat lantai kamar mandi dan kloset (hanya bagian dalamnya saja), habis itu baru mandi. Paling memakan waktu 5 menit saja.

 

Quick Clean versi aku, melakukan kegiatan membersihkan dengan cepat, yang penting secara keseluruhan/sekilas kelihatan sudah bersih. Aku selalu usahakan untuk melakukannya setiap hari, biar rumah lebih nyaman.

 

2. Deep Clean

Kalo yang tadi membersihkan dengan cepat, tipe yang kedua yaitu Deep Clean atau membersihkan secara mendalam kalau diartikan secara mentah dari bahasa inggrisnya. Maksudnya proses membersihkan lebih detail, nggak cuma sekedar kelihatan bersih saja kalo dilihat sekilas, tapi kalo dilihat dari dekat pun bersih, karena area yang dibersihkan lebih detail dan banyak.

 

Seperti contoh di atas, membersihkan daerah memasak, selain menglap permukaan kompor gas, dinding kompor gas, dan daerah sekeliling kompor gas, biasanya aku juga akan menglap bagian bawah kompor gas yang tanpa kita sadari ternyata banyak sisa makanan jatuh ke bawah atau kotoran dari debu/minyak yang menumpuk. Habis itu aku juga akan ngeluarin ring kompor gas (apa ya namanya yang mengelilingi tungku gas), lalu aku rendam dan cuci kemudian dikeringkan baru dipasang kembali. Hasil dari deep clean ini, daerah kompor bersih luar dalam.

Contoh deep clean untuk kamar mandi, selain sikat lantai dan kloset (bagian dalamnya) aku juga akan sikat dinding kamar mandi, bagian luar kloset, area-area kamar mandi yang lebih sulit dijangkau atau tidak terbersihkan dalam proses quick clean. Biasanya makan waktu 15-20 menit untuk deep clean kamar mandi.

 

Deep clean ini memerlukan waktu dan tenaga ekstra, sehingga nggak memungkinkan aku ngelakuinnya setiap hari.Memang aku akui nggak tiap hari aku ngelakuin deep clean, karena keterbatasan waktu dan tenaga.  harus ngerjain hal yang lainnya lagi. Sehari-hari aku paling quick clean, dan kalau ada  waktu lebih baru aku deep clean, atau biasanya seminggu sekali, pas hari minggu.

 

Biasanya kegiatan deep clean menglap/membersihkan debu, aku mulai dari keluarin/letakkan barang-barang yang ada di area tersebut di tempat lain, untuk dibersihkan permukaan area tersebut. Kemudian pilah-pilah barang yang sekiranya sudah tidak terpakai/tidak pada tempatnya. Lap barang-barang tersebut satu per satu. Kemudian tata kembali barang-barang tersebut pada tempatnya.

 

Yang Dirasakan Setelah Bersih bersih

Kalau ditanya, apa yang dirasakan setelah bersih-bersih? Encok alias capek. Haha. Emang benarkan? Itu yang dirasakan secara fisik, tapi ada juga yang dirasakan oleh pikiran dan hati, yaitu perasaan bahagia/senang, merasa puas dan bangga, karena sudah berhasil menciptakan suasana nyaman karena sudah bersih untuk area rumah tertentu.

 

Terus kalau ditanya perasaan senang yang ditimbulkan lebih banyak dari quick clean atau deep clean? Jawaban aku pasti deep clean ya. Karena daerah yang dibersihkan lebih bersih secara menyeluruh/detail, nggak cuma sekedar kelihatan bersih saja, tapi memang benar-benar bersih.

 

Aku nggak tau penjelasan ilmiahnya gimana, efek setelah bersih-bersih terhadap psikologis seseorang. Yang jelas, ketika kita melihat dan merasakan area yang kita bersihkan menjadi bersih, ada suatu perasaan bahagia atas pencapaian kecil dan hasilnya bikin perasaan kita senang dan tenang.

 

Hati kita pasti akan senang kalo hal-hal yang rapi dan bersih. Coba kamu bayangkan, kamu lagi senang-senangnya (mungkin dapat kado dari teman), terus kamu datang di suatu tempat yang jorok, berantakan dan bau. Pasti seketika kamu mengalami perubahan/penurunan mood yang tadinya senang jadi kurang senang dengan suasana yang nggak bagus tersebut. Bandingkan dengan kamu yang lagi mumet, terus datang ke suatu tempat yang tempatnya itu rapi, bersih dan wangi. Otomatis/secara tidak sadar, mood kamu perlahan-lahan mulai membaik.

 

Bersih-bersih : Kebutuhan Dasar Manusia

Bersih-bersih di sini juga nggak terbatas hanya pada tempat saja ya. Tapi juga bisa pada manusia. Kegiatan bersih-bersih yang paling dasar yang pasti dilakukan setiap orang bahkan anak bayi sekalipun, kamu tau apa? Membersihkan diri alias mandi. Kita yang tadinya gerah, karena panas dan aktifitas yang sehari-hari biasanya akan merasa segar setelah kita membersihkan diri/mandi. Apalagi kalau mandinya itu sepaket sama keramas, komplit deh segarnya. Dari ujung rambut sampai ujung kaki. Aroma wangi dari sabun mandi juga kayak aromatheraphy jadi bisa jadi mood booster.

 

Bayi aja yang nggak dimandiin bisa rewel lo. Biasanya kalau habis mandi, pasti enak tidurnya karena badannya sudah segar dan terasa lebih enteng.

 

Bagi aku kegiatan bersih-bersih apa saja, bisa jadi mood booster. Memang kalo kita habis melakukan kegiatan bersih-bersih itu pasti badan terasa pegal dan capek, tapi melihat hasilnya (tempat dan barang jadi bersih dan rapi), rasanya capeknya juga tergantikan dengan perasaan senang. Apalagi kita sebagai seorang istri dan ibu, sudah sewajarnya/kewajiban dan tugas kita untuk menyediakan tempat yang bersih untuk keluarga kita.

 

Makasih ya sudah menyempatkan waktu untuk membaca tulisan aku, senang rasanya bisa berbagi pengalaman dalam bentuk tulisan. Aku juga akan senang membaca dan tau pengalaman kamu, apa kamu juga setuju atau merasakan hal yang sama kayak yang aku ceritakan di atas? Kalau aku menjadikan kegiatan bersih-bersih sebagai penghilang penat/stres, kalau kamu apa hal yang biasa kamu lakukan untuk sekedar melepas penat atau stres? Komen di bawah ya. Pembaca yang baik biasanya suka meninggalkan komentar loh, apakah kamu termasuk? hihi.

Lazada Indonesia

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *